InfoJadi - Aceh - Berawal dari coba-coba, usaha kue basah milik Jamaluddin (39) kini mulai berkembang. Dalam sehari, ia mampu memproduksi hingga 2 ribu kue dan omzet per bulan mencapai Rp 48 juta.
Usaha yang dirintis Jamal bersama istri dimulai pada 2010 silam. Awalnya, dia cuma memproduksi bubur kacang hijau di rumahnya di Banda Aceh, Aceh. Bubur bikinannya dia jual dengan cara dititip di beberapa warung kopi di Banda Aceh, Aceh. Setelah beberapa lama, Jamal mencoba merambah ke bisnis kue basah.
"Waktu pertama itu kami bikin 30 hingga 60 kue per hari. Kue pertama yang kami bikin yaitu kue kukus pow," kata Jamaluddin kepada detikcom, Senin (30/10/2017).
Jamal, Pengusaha Kue Basah yang Raup Puluhan Juta Rupiah per Bulan
Empat tahun berselang, usaha milik Jamal mulai bergairah. Dia beserta istri memutar otak untuk untuk menyajikan kue-kue jenis baru. Saat ini, ada 9 macam kue yang mereka buat dengan jumlah produksi setiap hari berkisar antara 1.800 hingga 2 ribu kue. Angka itu bisa saja bertambah jika ada pesanan khusus.
Proses pembuatan kue sendiri dilakukannya pada sore dan pagi hari di rumah miliknya. Ada delapan pekerja yang bertugas untuk mengolah berbagai jenis kue tersebut. Menurut Jamal, produksi sore hari dimulai pukul sekitar pukul 19.00 hingga 22.00 WIB dan pagi mulai jam 04.00 pagi sampai pukul 08.00 WIB.
"Pekerja kita bagi dua. Empat orang masuk sore, empat orang lagi kerja pagi," jelas ayah dua anak ini.
Jamal, Pengusaha Kue Basah yang Raup Puluhan Juta Rupiah per Bulan
Setelah kue jadi, tugas Jamal selanjutnya mengantarnya ke penjual di Banda Aceh. Saat ini, ada 20 warung kopi yang menjual kue-kue milik Jamal. Meski demikian dia tidak mengantar semuanya sendiri tapi ada beberapa outlet yang diantar oleh agen.
Menurutnya, dalam sehari ia mampu menghabiskan dua sak tepung terigu untuk membuat kue-kue tersebut. Prosesnya pun ada yang dilakukan secara manual dan pakai mesin. Dari sembilan jenis yang dibikinnya, donut menjadi andalan. Kue jenis ini dia produksi berkisar 800 hingga 900 biji perhari.
"Kue ini kita jual ke warung dengan harga Rp 800 per kue," ungkap Jamal.
Jamal, Pengusaha Kue Basah yang Raup Puluhan Juta Rupiah per Bulan
Jika seluruh kue yang diproduksi Jamal laku terjual, omzet Jamal dalam sehari Rp 1,6 juta atau Rp 48 juta/bulan. Pendapatan bersih yang diterimanya setelah dipotong bahan dan upah pekerja yakni Rp 16 juta per bulan.
"Kadang kue yang kami buat ada tinggal 200 kue. Tapi kue tinggal ini bisa kita olah untuk pakan hewan ternak. Caranya dicampur dengan dedak," jelas Jamal.
Dalam berbisnis kue basah, kata Jamal, ada dua tips yang harus diperhatikan agar usaha berjalan sukses.
"Kita harus fokus dan jujur," katanya.
Sumber : Detiknews/POJOKQQ/JADIQQ
